Renungan Harian

KOMITMEN UNTUK BERUBAH

📖
Matius 17: 1-9
— Firman Tuhan
15 Feb 2026
Hari ini Minggu, 15 Februari 2026, sesuai kalender gerejawi disebut sebagai Minggu Transfigurasi. Istilah “transfigurasi” berasal dari istilah “metamorfosa” yang di dalam teks Alkitab berbahasa Yunani disebut dengan istilah “metemorphethe” atau “metamorpheo”. Peristiwa transfigurasi tersebut tubuh fisik Tuhan Yesus berubah secara menyeluruh. Tubuh manusiawiNya memancarkan cahaya kemuliaan Allah. Lebih dari pada itu, Dia berubah rupa secara rohaniah. Bahkan Musa dan Elia hadir dalam peristiwa transfigurasi Yesus tersebut. Peristiwa transfigurasi Yesus terjadi sesaat sebelum Ia menderita, disalibkan dan bangkit dari kematian-Nya. Dengan demikian kematian Yesus di atas Gunung Golgota diapit oleh dua peristiwa kemuliaan-Nya, yaitu peristiwa Transfigurasi dan kebangkitan-Nya. Peristiwa Transfigurasi Yesus, disaksikan oleh ketiga orang murid-Nya yaitu Petrus, Yohanes dan Yakobus secara langsung. Peristiwa Transfigurasi dan kebangkitan Yesus mempersaksikan jati-diri Yesus yang sesungguhnya sebagai Anak Allah yang kekal, mulia, dan berkuasa. Bacaan hari ini, terambil dari Injil Matius 17:1-9 berbicara tentang peristiwa kehidupan Tuhan Yesus mengajak 3 orang murid naik ke sebuah gunung yang tinggi. Ketiga murid diijinkan untuk menyaksikan kemuliaan Tuhan Yesus berubah rupa (transfigure) yang diikuti penampakan Musa dan Elia. Menurut tradisi Yahudi bahwa suatu kejadian akan sah jika disaksikan oleh 3 orang. Makna utama perayaan Minggu Transfigurasi, yaitu di dalam persekutuan dengan Kristus, kehidupan umat percaya akan diubah dan diperbarui agar semakin serupa dengan Dia. Maka dibutuhkan komitmen pribadi yang serius untuk mewujudkannya. Ada 2 peristiwa dalam minggu ini yang membutuhkan respon positif untuk berubah. Pertama, Hari Selasa, 17 Pebruari 2026, Sinode GKJ genap berusia 95 tahun (17.02.1931-17.02.2026). HUT ke-95 Sinode GKJ, bertemakan Kepemimpinan GKJ yang adaptif dan visioner pada era disrupsi. Artinya dari peristiwa ini, semua warga Gereja Kristen Jawa harus bersama-sama berkomitmen secara serentak mendukung, mempraktekkan sebuah perubahan demi kebaikan kehidupan bersama. Sekali lagi, tanpa komitmen untuk berubah akan sulit mewujudkan tema HUT ke-95 Sinode GKJ. Kedua, besuk hari rabu umat memasuki Masa Pra Paskah yang di tandai dengan ibadah Rabu Abu. Umat akan bersama-sama mengikuti perjalanan spiritual yang sangat penting dan mendalam melalui kegiatan Masa Pra Paskah. Masa Pra Paskah membutuhkan komitmen pribadi untuk menghayati anugerah Tuhan. Umat harus ingat bahwa pengolesan abu di dahi, ada makna yang cukup jelas; “Bertobatlah dan percaya pada Injil maka engkau selamat”. Untuk mewujudkan perintah ini, membutuhkan yang namanya komitmen pribadi yang serius. Melalui peristiwa Transfigurasi, HUT ke-95 Sinode GKJ dan Hari Rabu Abu umat dipanggil untuk tetap tinggal di dalam persekutuan dengan Kristus. Kehidupan umat percaya harus sejalan, siap diubah dan diperbarui agar semakin serupa dengan Dia. Sekarang bagaimana dengan saudara? Tuhan Yesus menunggu aksi nyata saudara semua. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
🙏

Mari Berdoa

Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang menjadi pelita bagi langkah kami. Bantulah kami untuk menerapkan kebenaran ini dalam kehidupan sehari-hari. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

Renungan Lainnya Kembali ke Beranda