Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus.
Peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus menjadi berita yang sangat menghebohkan dunia, ada yang percaya ada yang tidak percaya ada yang berusaha untuk menyangkal tetapi banyak yang justru memberitakan, mengapa sepertinya dunia takut dengan berita kebangkitan Tuhan Yesus? Yaโฆkarena kebangkitan Tuhan Yesus mengubah, memperbaharui hidup dan kehidupan.
Orang sudah senang dengan kenyamanan, segala sesuatu yang sudah berjalan tidak usah diubah-ubah, perubahan akan membawa kepada masalah. Tetapi banyak orang tidak sadar tidak semua kenyamanan itu mendatangkan kebahagiaan atau bahkan keselamatan, bahkan kenyamanan dalam kesalahan akan membawa kebinasaan.
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus.
Para murid merasa nyaman dengan pikirannya sendiri, mereka mengikut Yesus dengan harapan Yesus akan membebaskan mereka dari penjajahan Romawi yang membuat mereka menderita, terpuruk, bahkan terhina sebagai umat pilihan Allah. Mesias yang mereka pikirkan adalah mesias yang akan memulihkan kerajaan Israel seperti pada masa Daud.
Tetapi kenyamanan pikiran para murid menjadi bencana ketika mereka menyaksikan Yesus yang diharapkan membebaskan dan memerdekakan mereka justru ditangkap, disalib dan mati. Kenyamanan yang selama ini mereka pikirkan hancur.
Maria dan teman-teman pergi ke kubur, untuk apa? Ternyata mereka hanya untuk meratapi kematian Yesus. mereka terjebak dengan pikiran mereka sendiri, Yesus yang mereka harapkan ternyata mati. Mereka lupa atau tidak memperhatikan perkataan Tuhan Yesus ketika masih hidup, mereka sibuk dengan kenyamanan pikiran mereka sendiri.
Peristiwa kebangkitan Yesus sungguh menggoncang semua, terjadi gempa, dan malaekat turun menggulingkan batu yang menutup kubur, dan berkata kepada Maria: Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
Peristiwa ini mengubah dan memperbaharui pikiran Maria, ditambah perjumpaannya dengan Yesus yang bangkit. Selama ini berpikir dan berharap Yesus memenuhi harapannya, sekarang berubah Maria harus mendengar dan mengikuti kehendak Yesus yang bangkit. Sejak saat itu terjadi perubahan, Maria bukan lagi pergi ke kubur tetapi pergi meninggalkan kubur yang kosong. Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Sejak saat itu terjadi perubahan besar dalam hidup dan kehidupan para murid yang mengubah dan memperbaharui dunia.
Perubahan dimulai dari pertobatan, perubahan pikiran, bukan Yesus untuk saya, tetapi saya untuk Yesus, bukan Yesus dengar saya tetapi saya dengar Yesus, bukan Yesus ikut saya tetapi saya ikut Tuhan Yesus. Selamat merayakan Paskah, selamat bertobat dan berubah. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
๐
Mari Berdoa
Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang menjadi pelita bagi langkah kami.
Bantulah kami untuk menerapkan kebenaran ini dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.
๐ข Bagikan Renungan Ini