Renungan Harian

PERCAYA DENGAN TIDAK GENTAR

📖
Yeremia 20:7-13
— Firman Tuhan
21 Jun 2026
Sinode Gereja-gereja Kristen Jawa menetapkan bahwa setiap bulan Juni menjadi bulan Kesaksian dan Pelayanan. Untuk tahun 2026 ini mengajak semua warga Gereja Kristen Jawa untuk menggumuli tema besar: "Lembaga Kristen yang Berdampak Mengubah Dunia dengan Kasih Kristus". Menurut PPA GKJ, Gereja memiliki tugas panggilan yang tak terpisahkan, yaitu mewartakan iman dan memelihara iman. Oleh karena itu, pada bulan Juni ini, semua warga GKJ diajak untuk berkomitmen, mendukung dalam doa, bersinergi, berjejaring dengan Lembaga-lembaga milik Sinode GKJ supaya tetap relevan dan berdampak positif. Sekarang ini, perjalanan Lembaga-lembaga milik sinode GKJ mengalami banyak dinamika kehidupan yang tidak ringan. Sejalan dengan pergumulan tersebut di atas maka mari belajar dari bacaan hari ini. Ada yang mengenal, Siapa Yeremia itu? Nabi Yeremia adalah salah satu nabi besar dalam Alkitab Ibrani (Perjanjian Lama). Ia berasal dari Anatot. Dikenal sebagai "nabi yang menangis" karena penderitaan dan dukacitanya yang mendalam atas umat Israel yang tidak setia. Saat dipanggil Tuhan Allah masih sangat muda, diperkirakan berusia usia 16-20 tahun. Ia melayani selama 40 tahun. Tugasnya untuk memperingatkan bangsanya mengenai penghukuman Allah akibat dosa dan ketidakadilan. Panggilan ini merupakan inti dari tugasnya untuk mewartakan Firman Tuhan kepada umat Israel supaya mengandalkan Tuhan dan menerima berkatNya. Namun sebelum tugas panggilan di jalani, ada pergumulan yang sangat kuat dalam diri Yeremia. Yeremia sempat tidak prcaya diri, menganggap sebagai tugas yang berat karena banyak yang menolaknya. Artinya dalam menanggapi tugas panggilan ini, Yeremia sempat goyah dan mengatakan tidak sanggup. Yeremia melihat ke depan ada banyak tantangan dan rintangan yang tidak mudah. Yeremia harus menghadapi umat Tuhan yang tidak setia dan ini merupakan beban berat, apalagi menyerukan pertobatan. Bacaan hari ini yang berupa keluh kesah ini ditutup dengan pengakuan yang indah. Di tengah kegentaran akan tugas panggilan sebagai Nabi, Yeremia mempunyai pengakuan bahwa Tuhan senantiasa menyertainya seperti pahlawan yang gagah. Tuhan menjagai dari berbagai tantangan dan ancaman dari orang yang berbuat jahat. Mari belajar dari pengalaman iman Yeremia. Di tengah menghadapi berbagai kesulitan hidup, sebagai pribadi dan Lembaga milik Sinode GKJ, jangan gentar karena ada Tuhan Yesus yang menyertai. Percaya dan tetap yakin mengandalkan Tuhan Yesus sebagai sumber kekuatan dan pengharaan sejati. Mari dalam kebersamaan bergereja, bersinode GKJ tetap menjalani hidup berdasarkan kasih Kristus sehingga bisa berdampak positif. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
🙏

Mari Berdoa

Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang menjadi pelita bagi langkah kami. Bantulah kami untuk menerapkan kebenaran ini dalam kehidupan sehari-hari. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

Renungan Lainnya Kembali ke Beranda