Renungan Harian

MBUDEG dan NDABLEG

πŸ“–
Matius 11: 16-19.
β€” Firman Tuhan
05 Jul 2026
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus. Bulan juli ini kita masuk dalam bulan GKJ Semarang Barat, dimana selama bulan Juli jemaat diajak untuk mendalami Tema GKJ Semarang Barat tahun ini, di bawah visi β€˜Bersama mengikut sang Gembala Agung.’ Bacaan minggu ini mengingatkan kita supaya jemaat memiliki kepekaan terhadap karya Allah yang menyelamatkan. Jangan menjadi jemaat yang mbudeg dan ndableg. Mbudeg bukan berarti tidak mendengar, tetapi mendengar tetapi tidak merespon sama sekali, itu dilakukan dengan sengaja, sengaja tidak mau peduli. Ndableg suatu sikap yang tidak mau berubah, sudah berkali-kali di ingatkan tetapi tetap melakukan hal yang sama. Sebagaimana yang disaksikan Tuhan Yesus terhadap masa itu, dikatakan: Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung. Selain itu masa itu banyak orang yang sukanya menghakimi, maido tanpa dasar, tanpa mau mendengar, belajar sehingga tidak berubah, sebagimana dikatakan oleh Tuhan Yesus: Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan. Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Sebuah sikap yang sudah sangat memprihatinkan, sehingga Tuhan Yesus sampai mengeluh: Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus. Melalui bacaan ini Tuhan Yesus mengingatkan kepada kita untuk menghidari 2 sikap yang menjadikan hidup kita tidak berkenan kepada Allah. 1. Sikap tidak peduli. Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung. Ini merupakan sikap yang tidak ada respon sama sekali, sikap tidak peduli, walau sudah ada seruling yang ditiup, nyanyian duka. Demikian juga dalam hidup kita bersama dalam gereja. Hindarilah sikap tidak peduli, marilah kita peka dan merespon dengan cepat segala karya Allah di dalam gereja melalui semua program yang sudah di canangkan. 2. Menghakimi, Maido. Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan. Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Semua dilihat dan dinilai serba salah, tidak ada yang benar, tanpa mau mendengar dan menghayati hakekatnya. Mudah sekali komentar yang menghakimi. Kalau orang mau mendengar Yohanes dan Tuhan Yesus, maka orang akan bertobat dan menerima anugerah keselamatan, tetapi sayang mereka justru menolak, akibatnya tetap dalam murka Allah. marilah kita bertindak lebih bijak dengan mau mendengar supaya kita mengerti dan berubah yang akhirnya menerima anugerah. Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus. Memasuki bulan GKJ Semarang Barat di bulan Juli ini, marilah kita meningkatkan kepekaan dan kepedulian serta sikap mau mendengar, sehingga mendorong kita berubah dan merespon dan melakukan karya Allah dalam kehidupan bergereja di GKJ Semarang Barat. Gusti mberkahi. Amin.
πŸ™

Mari Berdoa

Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang menjadi pelita bagi langkah kami. Bantulah kami untuk menerapkan kebenaran ini dalam kehidupan sehari-hari. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

Renungan Lainnya Kembali ke Beranda