Hari ini, bersama-sama dengan gereja di seluruh dunia kita memasuki minggu adven yang pertama.
Kita tahu bahwa masa adven adalah masa penantian kedatangan Kristus, baik itu kedatangan yang kedua
(parousia) maupun kedatangan dalam arti Natal. Secara khusus dalam minggu adven 1, penghayatan
penantian kedatangan Kristus ini lebih difokuskan pada kedatangan yang kedua (parousia). Oleh karena
itu, bersama-sama kita akan belajar dari teks bacaan hari ini mengenai apa yang harus kita lakukan
selama masa penantian ini.
Surat Paulus kepada jemaat di Roma disampaikan dalam konteks Roma yang multi-kultural (hidup
dengan banyak budaya), multi-religius (banyak aliran agama/kepercayaan). Tidak jarang hal itu
menjadikan jemaat di Roma mengalami kebimbangan spiritual, hingga akhirnya hanyut dalam kegelapan
(dosa). Untuk itulah Paulus menegaskan kepada jemaat di Roma akan mereka menyadari hal tersebut.
Paulus menasehati jemaat untuk segera bangun dari tidur, gelap akan segera tergantikan oleh terang.
Ini dimaksudkan agar jemaat segera sadar atas keberdosaan dirinya, bahkan atas kelalaian iman kepada
Tuhan Yesus karena pengaruh konteks multi-kultural dan multi-religius. Gelap akan berganti terang
dimaksudkan bahwa Parousia akan segera terjadi untuk menandai bahwa kerajaan di dunia ini akan
berganti dari kerajaan gelap dosa menjadi kerajaan terang Kristus, walaupun tentang kepastian waktu
tidak ada seorangpun yang tahu, namun bangun dan berjaga-jaga adalah hal yang harus segera dilakukan
oleh jemaat di Roma.
Saudara yang terkasih. Pesan Paulus ini rasanya cukup relevan dengan kehidupan orang percaya pada
jaman sekarang ini. Situasi dan kondisi dunia sekarang ini semakin kompleks yang menjadi umat sering
mengalami kegamangan bahkan melalaikan iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Untuk itu, pesan ini juga
ditujukan kepada kita semua. Dalam masa adven ini, kita dipanggilan untuk bangun dari tidur (sadar atas
keberdosaan diri dan tindakan-tindakan melalaikan Tuhan), karena gelap akan segera berganti siang
(Parousia segera datang).
Pertanyaan berikutnya adalah apa hal konkrit yang musti kita lakukan sebagai bukti kita bangun dan
hidup dalam terang (siang)? Ayat 13 menjadi jawabannya, βMarilah kita hidup dengan sopan, seperti
pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu,
jangan dalam perselisihan dan iri hati.β
Bersama mari wujudkan hal-hal tersebut sebagai bukti kita bangun dari tidur kita. selamat memasuki
Minggu Adven Gusti Mberkahi. Amin.
π
Mari Berdoa
Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang menjadi pelita bagi langkah kami.
Bantulah kami untuk menerapkan kebenaran ini dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.
π’ Bagikan Renungan Ini