Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus.
Memasuki minggu Adven ke dua ini kita diajak untuk kembali menghayati hidup dalam pertobatan. Salah satu wujud pertobatan adalah hidup sederhana.
Panggilan untuk hidup sederhana sesuai dengan isi Doa Bapa Kami yang diajarkan oleh Tuhan Yesus, dimana dikatakan; โBerikanlah kami pada hari ini makanan kami secukupnya.โ Kata secukupnya menunjuk kepada kesederhanaan hidup.
Apa maksudnya dengan hidup sederhana? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:
1. Hidup sederhana itu hidup yang tidak mengutamakan dunia, artinya hidup secukupnya, dunia bukan menjadi tujuan hidup yang harus dikejar, ada yang lebih penting yaitu Kerajaan Sorga.
2. Hidup sederhana itu berarti hidup yang bergantung kepada Tuhan, maksudnya hidupnya tidak didasarkan pada berapa banyak materi yang dimiliki, tetapi hidup yang bergantung dan percaya kepada pemeliharaan Tuhan.
3. Hidup sederhana itu berarti hidup tidak rakus, tidak tamak tetapi hidup yang diwarnai dengan rasa Syukur dengan berkat Tuhan yang ada.
4. Hidup sederhana itu hidup yang dapat berkata cukup, artinya tidak merasa kekurangan dan dapat menikmati hidup sesuai dengan berkat Tuhan yang ada.
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus.
Ditengah kehidupan dunia yang hedonis dan konsumeris, dimana manusia mengejar kenikmatan dan nafsu untuk memiliki, menjadikan manusia kehilangan kemanusiaannya. Mereka menjadi rakus, tamak, jahat dan tidak peduli dengan kebenaran dan keadilan, hidup yang senantiasa tidak puas dan keinginan untuk terus menikamati dan memiliki sehingga lupa kepada Tuhan dan juga kasih kepada sesama. Maka tidak heran itu semua mengakibatkan kerusakan tatanan kehidupan bahkan alam semesta ini.
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus.
Panggilan Yohanes Pembaptis untuk bertobat menjadi sangat relevan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" Ya Kerajaan Sorga sudah dekat. Manusia diingatkan bahwa manusia hidup tidak hanya di dunia ini saja tetapi manusia harus ingat dan sadar ada kehidupan yang kekal. Dunai tidak akan dapat membawa manusia ke dalam kehidupan kekal, hanya Allah saja yang dapat membawa manusia kepabali kepada kehidupan yang kekal. Bertobat Adalah jalan untuk dapat menyambut Kerajaan Sorga, yang mendatangkan damai Sejahtera sejati.
Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
Mari kita memasuki Minggu kedua masa Adven ini dengan pertobatan yang kita wujudkan dengan hidup sederhana. Maranatha. Amin
๐
Mari Berdoa
Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang menjadi pelita bagi langkah kami.
Bantulah kami untuk menerapkan kebenaran ini dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.
๐ข Bagikan Renungan Ini