Belajar Firman, Berkreasi, dan Bermain Bersama

Semarang – GKJ Semarang Barat sukses menyelenggarakan kegiatan Sekolah Alkitab Liburan (SAL) yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat-Sabtu, 19–20 Juni 2026, bertempat di GKJ Semarang Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 41 anak yang terdiri dari kelompok Balita (12 anak), Kecil (21 anak), dan Besar (8 anak), serta didampingi oleh 20 guru Sekolah Minggu GKJ Semarang Barat.
Kegiatan SAL tahun ini dikemas dengan format menginap di gereja, sehingga para peserta dapat merasakan pengalaman kebersamaan yang lebih erat dan berkesan sepanjang malam hingga kegiatan berakhir.
Acara dibuka secara resmi oleh Pdt. Didik Yulianto, yang menyampaikan sambutan dan pengantar untuk mempersiapkan hati para peserta sebelum memasuki rangkaian kegiatan.
Pada hari pertama, 19 Juni 2026, para peserta mengikuti dua sesi Pemahaman Alkitab di kelas masing-masing yang dipandu oleh para guru Sekolah Minggu. Pada sesi pertama, anak-anak belajar tentang kisah Timotius sebagai landasan untuk mengenal diri sendiri — menggali apa yang menjadi kelebihan dan kelemahan diri masing-masing. Sesi ini berjalan dengan sangat baik, di mana anak-anak merespons dengan antusias dan terbuka dalam menceritakan apa yang mereka sukai dan tidak sukai. Mereka dengan berani berbagi isi hati tentang kelebihan dan kelemahan yang mereka miliki, menciptakan suasana yang hangat, jujur, dan penuh keterbukaan.
Setelah makan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kedua yang masih berlangsung di kelas masing-masing. Sesi ini lebih menekankan pada langkah selanjutnya setelah mengenal diri sendiri, yaitu bagaimana anak-anak dapat memanfaatkan kelebihan yang mereka miliki untuk dikembangkan dan digunakan dalam melayani Tuhan dan sesama. Para peserta diajak untuk merenungkan dan merumuskan langkah nyata dalam mengembangkan potensi diri mereka sebagai bentuk pelayanan yang bermakna.
Memasuki hari kedua, 20 Juni 2026, suasana semakin meriah dengan hadirnya dua kegiatan kreatif yang juga didampingi oleh para guru Sekolah Minggu, yaitu Cooking Class dan Fun Art Activity. Dalam sesi cooking class, para peserta belajar membuat pancake bersama-sama dengan penuh ceria dan semangat, mengasah kreativitas sekaligus melatih kerja sama tim di dapur. Sementara itu, sesi fun art activity memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan diri melalui berbagai karya seni yang menarik dan menyenangkan.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup oleh Pdt. Didik Yulianto dengan doa dan pesan penutup yang penuh semangat bagi seluruh peserta.
Kegiatan SAL ini menjadi salah satu program liburan yang bermakna bagi anak-anak jemaat GKJ Semarang Barat, memadukan pembelajaran rohani dengan aktivitas kreatif yang menyenangkan demi menumbuhkan iman sekaligus mempererat tali persaudaraan di antara sesama peserta.